Menyajikan Tips Blogging SEO, Tips Kesehatan, Tips Komputer, Seputar Islam, Teknologi, Lowongan Kerja, Bisnis dan Berita Online.

Cara Manajemen Uang

Ditulis oleh: -
Cara Manajemen Uang
Banyak orang selalu mengeluh masalah keuangan, ada yang mengatakan gaji kurang, pengeluaran dan penghasilan kurang seimbang, harga bahan terus naik, kebutuhan meningkat dll. Demo pun merajalela menuntut harga-harga turun. Demo minta naik gaji pun tak sedikit, mulai dari kenaikan gaji pegawai negeri sipil, kenaikan gaji buruh atau karyawan pabrik dan masih banyak lagi. Di daerah Malang dan sekitarnya pernah terjadi demo buruh menuntut kenaikan upah.

Lalu berapa sebenarnya uang yang kita butuhkan? Maka dari itu dikesempatan kali ini Salamun Respector akan share Cara Manajemen Uang (dapat juga dikatakan sebagai tips simpel memanajemen atau mengatur uang). Seiring berkembanya waktu dan zaman berapapun gaji dan uang yang kita miliki pasti kurang, dan secara umum sudah melekat menjadi sifat manusiawi dan tertanam dimindset kita yang selalu kurang dan kurang. Ada yang bilang uang seperti air, maka tidak bisa dibendung. Maka dari itu cara tepat untuk mengaturnya adalah manajemen keuangan yang benar dan selalu bersyukur atas gaji atau pendapatan yang kita peroleh dengan memanfaatkan uang dijalan yang tepat. Tanpa manajemen keuangan yang baik maka akan timbul segala permasalahan bahkan pertengkaran dalam lingkungan keluarga, teman dan rumah tangga.

Bagaimana cara manajemen keuangan untuk keluarga atau pribadi. . .?, berikut gambaran sederhana porsi pengaturan uang baik untuk rumah tangga atau yang masih single adalah:
50 % Biaya hidup. Maksud Biaya hidup disni antara lain adalah kebutuhan pokok sehari-hari yaitu: Makan, minum, tagihan air , tagihan listrik, kebutuhan sabun untuk mandi , cuci dan seterusnya .

10%  Tabungan. Kebutuhan untuk memikirkan masa depan harus mulai dari sekarang. Yang saya maksud disini adalah menabung, karena Menabung adalah sebuah kebutuhan yang harus kita terapkan sejak dini. Banyak sahabat, teman, anggota keluarga dan masyarakat kita yang tidak terlalu perduli dengan kebutuhan menabung. Akibatnya begitu tua  jatuh miskin, karena tabungan uang dan gaji pensiunnya hanya sedikit.

10 % Asuransi. Asuransi dan tabungan adalah 2 hal yang berbeda. Tabungan sifatnya bertujuan untuk tidak diutik-utik. Tapi asuransi sifatnya untuk dana kover yang suatu saat pasti akan keluar. Misalnya untuk pendidikan anak, kesehatan. Jadi ketika anak sebelum sekolah kita sudah mempersiapkan dana untuk pendidikan anak. Tapi dana ini tidak mengambil dari tabungan, karena tabungan untuk masa depan kita. Begitu pula untuk kesehatan , maka sudah ada yang mengkover untuk biaya sewaktu sakit. Sehingga tabungan kita tetap aman tersimpan rapi di bank. 30% Hutang. Tak ada orang yang tenang hidup dengan hutang. Untuk itu kita harus mengalokasikan uang untuk mencicil hutang. Begitu pula ketika mau berhutang, maka maksimal tagihan hutang hanya 30 % dari pendapatan kita. Bila tidak punya hutang sebaiknya porsi ini untuk investasi berupa beli tanah, properti ruko, atau rumah.

Berikut ini contoh pendapatan gaji Rp. 3.000.000,- per bulan, maka planing alokasi keuangan adalah:
    Biaya hidup ( makan, minum, sabun, tagihan listrik dan tagihan air )     = Rp. 1.500.000,-
    Tabungan                                                                                           = Rp.    500.000,-
    Asuransi                                                                                            = Rp.    500.000,-
    Cicilan hutang( bila tidak ada hutang gunakan untuk investasi )            = Rp.    500.000,-

Nah sekarang pasti anda pusing bagaimana mungkin hidup dengan uang Rp. 1.500.000,- selama sebulan. Tapi jika Anda tidak terapkan, maka siap-siaplah menghadapi masalah keuangan yang tiada habisnya. Dan jika anda terapkan maka lambat laun tidak terasa pasti anda menjadi kaya. Sekarang pilihan ada ditangan anda sobat, pilih yang mana? Bersusah-susah dahulu, bersenang-senang kemudian. Atau bersenang-senang sekarang, tapi susah kemudian. Hidup baik dan sehat adalah suatu pilihan dan semua tergantung kita ingin memilih yang mana dan berusaha mencoba lalu bertindak segera.

Semoga dengan artikel kecil ini sobat blogger salamun respector dapat lebih terinspirasi dalam memanajemen keuangan, dan selamat memilih manajemen keuangan mana yang akan anda realisasikan.

10komentar :

  1. Yg penting menurut saya, berapapun gaji kita selama bersyukur pasti cukup. Asal pendapatan kita halal...ini sdh sy buktikan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul juga opini anda, itu salah satu faktor untuk memangatur uang agar tidak mudah lose dan asal-asal an dalam pengeluaran, dan jangan lupa selalu kita syukurin atas gaji atau pendapatan yang kita peroleh dengan memanfaatkan uang kejalan yang tepat.:)
      thanks

      Delete
  2. wah bener" bermanfaat gan
    hehehehe
    ane mah suka nabung kalau makan dll msih di kasih orang tua >,<
    tpi kerja ttep aja kerja
    makan dari orang tua wkwkkwkw

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih agan tommy,,:)
      waw kesukaan menabung yg sangat bagus sob,,sama dg ane. hehe
      wah enak banget makannya masih dikasi sama ortu, jd tabungannya melimpah donk. hehe

      Delete
  3. Gokil foto nya mas.. Orang tuanya gila duit kali ya, nyampe di gituin anaknya pake duit...
    Oh ya, blog mas udah saya follow..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Foto itu sekedar simbolis aja gan...kebetulan dpt temen sy yg baru mendpatkn rizki lebih.:D
      ok terima kasih dan blog ente jg sudah sy follow back.:)

      Delete
  4. manatap sob infonya..sesuai dg jurusan sya..sekalian menembah wawasan sobat..
    thanks gan uda mau berbagi..
    salam silahturahmi...

    ReplyDelete
  5. Terimakasih atas informasinya, sangat membantu.
    salam kenal dari saya mahasiswa fakultas Ekonomi :)

    ReplyDelete

Para sobat Blogger Mari Saling Vote dan Comment Dengan Baik, Agar Mempererat Tali Silaturahmi dan Meningkatkan Seo Blog Kita Dengan Blogwalking, Saling Follow Serta Komentar Balik dan Tunggu
Kunjungan Balik Saya Di Blog Anda.

Jika Anda Ingin Meninggalkan Link, Pilih opsi Open ID Jangan memasukan link hidup karena akan saya hapus. karena blog ini bukan tempat untuk mempromosikan produk yang dijual di blog anda.
Terima kasih atas kerjasamanya ^_^